GADING
Hati seakan teriris perih
Jiwa seakan pergi dengan sendirinya
Tinggalah raga, raga yang lemah
Tak kuduga air mata meleleh
Tak mampu ku menahan
Derasnya hujan yang membasahi pipi
Ketika ku melihatmu bersama sang insan
Baru senja kemarin
Kau ucap kata-kata indah
Kau berikanku sebuah harapan
Harapan yang begitu besar
Bagai burung terbang ke angkasa
Namun, tak ku sangka kau tega hancurkan
Kau jatuhkanku tanpa sebuah perasaan
Tak pernah sedikit pun ku bayangkan
Inikan kau lakukan padaku
Mengapa kau buatku terbang tinggi ke angkasa
Jika akhirnya kau jatuhkanku
Hingga membuat luka
Jika waktu bisa ku putar
Takkan pernah ku sudi mengenalmu
Agar ku tak pernah menjadi Gading
yang akhirnya kan retak
By: Laili Fitri A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar